yang mempunyai banyak
sekali sejarah di dalamnya. Mulai dari perjuangan arek-arek Surabaya saat
melawan penjajah Belanda untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kawasan ini tepat berada di jalan Tunjugan. Terdapat
beberapa bangunan sejarah yang konon kental denga perjuangan melawan penjajah Belanda, salah satunya Hotel Majapahit.
Hotel ini awal mulanya di dirikan oleh Belanda untuk
orang-orang asing dan Belanda sendiri untuk mengadakan pertemuan dan lain
sebagainya. Sampai saat ini hotel ini masih tetap ada, lalu kemudian di
renovasi hingga menjadi hotel yang sangat kental sejarahnya dan menjadi hotel
yang terkenal di Surabaya. Hotel ini selalu ramai akan pengunjung atau wisatawan asing yang menginap di sana. Tak salah jika hotel ini menjadi hotel bintang 4 atau 5 di Surabaya.
Lalu disebelahnya ada Gedung Seiko. Gedung ini sekarang dinamai Monumen Pers
Perjuangan Surabaya. Dulu, penjajah Belanda menaruh bendera merah putih biru
diatas gedung ini, lalu arek-arek Surabaya berhasil menyobek warna biru
sehingga tinggal merah dan putih. Sejak saat itu gedung dikenal dengan
perjuangan arek-arek Surabaya untuk melawan belanda. Gedung ini secara masih
terawat dengan baik, bahkan dijadikan museum jam-jam Seiko di dalamnya.
Di sebelah atau belakangnya, banyak berjejeran toko-toko
hingga tempat makan, salah satunya Rawon Setan. Rawon ini terkenal dengan
pedasnya yang diluar normal. Biasanya rawon menyajikan hidangan yang penuh
nikmat, tetapi berbeda dengan Rawon Setan yang menyajikan pedas yang luar biasa
tetapi tetap nikmat. Sebelumnya Rawon Setan dibuka hanya malam hari hingga dini
hari (tengah malam) tetapi sekarang sudah dibuka dari siang hingga malam hari.
Jadi bagaimana? Mau merasakan suasana perjuangan di Surabaya
sekaligus makan dan belanja?Tak perlu repot-repot menggunakan kendaraan karena jalan kaki sudah cukup untuk merasakan indahnya kawasan tunjugan. Tidak salahnya kalian sekedar lewat atau
berkunjung di kawasan tersebut!


0 komentar:
Post a Comment