skip to main |
skip to sidebar
Museum House of Sampoerna
 |
| "HOS" Tampak dari depan |
Awal mula kami masuk ke dalam Museum berdua, para penjaga museum pun menyambut kami dengan ramah. Akan tetapi karena kami masih dibawah umur 18 tahun maka ayah dari salah satu dari kami ikut untuk masuk ke dalam menemani kami. Aroma cengkeh dan tembakau pun menyerebak di ketika kita memasuki ruangan Museum House of Sampoerna ini. Museum House of Sampoerna menempati bangunan tua buatan tahun 1864 yang memiliki dua buah lantai. Lantai pertama berfungsi sebagai ruang pamer dan lantai kedua berfungsi sebagai tempat penjualan souvenir. Bangunan di lantai pertama terdiri dari tiga buah ruangan.
 |
| Warung ndeso |
Ruangan pertama berisi replika sebuah warung sederhana bernuansa ndeso milik pendiri PT Sampoerna, yaitu Liem Seeng Tee dan istrinya, Siem Tjiang Nio. Replika warung sederhana tersebut lengkap berisi stoples makanan, keranjang buah-buahan, serta cengkeh dan tembakau sebagai cikal-bakal perusahaan rokok ini. Di depan replika warung teronggok tembakau dari berbagai daerah, mungkin inilah sumber bau yang menyerbak ke seluruh ruangan. Tembakau-tembakau terbaik dari berbagai daerah inilah yang kemudian akan diolah menjadi produk rokok keluaran Sampoerna. Salah satu onggokan tembakau tersebut berasal dari daerah Temanggung yang memang terkenal dengan kualitas tembakaunya yang super.
 |
| Sepeda Tua |
Beranjak ke koleksi selanjutnya terdapat dua buah sepeda tua yang digunakan pendiri Sampoerna untuk berdagang ketika masih muda. Sepeda tersebut memang memiliki nilai historis yang tinggi bagi pemiliknya. Merekalah saksi bisu perjuangan Liem Seeng Tee kecil yang memulai hidup mandiri dengan bekerja keras semenjak masih kecil. Di ruangan ini juga dipamerkan replika tempat penyimpanan tembakau, alat pengolah tembakau sederhana. Di bagian kanan ruangan menampilkan properti ruang kerja, properti ruang keluarga Liem Seeng Tee selama menjalankan perusahaannya. Ada pula koleksi kebaya serta foto keluarga dari masa ke masa. Sungguh ini merupakan harta kenangan yang sangat berharga.
 |
| Koleksi Cengkeh |
Ruangan kedua lebih banyak berisi koleksi foto-foto keluarga serta direksi PT HM Sampoerna dari masa ke masa. Di ruangan ini juga dipamerkan sebuah buku mengenai tembakau. Ada pula barang-barang seperti koleksi alat pemantik rokok dengan berbagai macam bentuk. Lanjut ke ruangan ketiga, kita akan diperkenalkan dengan alat dan bahan untuk meracik rokok. Campuran bahan untuk membuat rokok memang cukup rumit sehingga dapat dihasilkan sebuah rokok dengan aroma serta cita rasa yang enak. Ada pula replika warung rokok yang sering kita temui di pinggir-pinggir jalan pada jaman tahun 90-an sampai awal tahun 2.000-an. Merekalah ujung tombak penjualan rokok keluaran pabrik Sampoerna. Di ruangan ini kita juga diperkenalkan dengan produk-produk rokok produksi Sampoerna, baik yang dipasarkan di Indonesia maupun yang sudah mendapatkan lisensi di beberapa negara.

Koleksi unik lainnya adalah peralatan marching band yang dipamerkan di museum ini. Marching band binaan Sampoerna ini memiliki prestasi hingga dunia internasional. Namun sayang, semenjak Desember 1991 kegiatan marching bandbinaan Sampoerna ini resmi dihentikan. Kita dapat menikmati rekam jejak marching band binaan Sampoerna ini lengkap dari layar monitor sentuh yang disediakan.
Jadi bagaimana? Tertarik untuk mengunjugi museum dari perusahaan rokok terkenal di Indonesia?
Keterangan :
- Museum House of Samperna buka dari hari Senin sampai Minggu dari pukul 09.00 sampai 22.00 WIB dengan tarif masuk gratis
- Alamat museum : Taman Sampoerna No 6, Krembangan, Pabean Cantikan, Surabaya
- Telepon : +6231 353 9000 fax : +6231 353 9009
- Website : www. houseofsampoerna.museum
- Fasilitas : toilet umum, ruang pamer galeri seni, rumah makan (a cafe)
- Transportasi : Disarankan untuk mengendarai sepeda motor karena gangnya yang tidak terlalu lebar tapi masih bisa untuk mobil.
0 komentar:
Post a Comment